Terdapat macam-macam darah haid yang perlu diketahui oleh para wanita. Perlu diingat apabila darah menstruasi tidak hanya sebagai darah kotor saja tetapi juga bisa menjelaskan bagaimanakah kondisi kesehatan dari seorang wanita. Pada kondisi tertentu, darah haid justru bisa menunjukkan apabila terdapat kemungkinan adanya penyakit pada tubuh wanita.

Perlu diketahui juga apabila darah haid yang keluar ketika sedang mengalami masa menstruasi ternyata mempunyai warna berbeda-beda dari siklus ke siklus berikutnya. Seseorang bisa mengeluarkan darah yang terlalu gelap bahkan lebih terang. Itulah mengapa untuk info lebih lanjut, simak penjelasan berikut.

Macam-Macam Darah Haid

Bukan hanya jumlah darah haid saja yang harus diperhatikan, namun sepanjang siklus haid ternyata warna serta konsistensi di darah yang keluar juga mengalami adanya perubahan. Lalu hari pertama, maka darah yang akan keluar memang memiliki jumlah cukup besar.

Bahkan tidak jarang, sebagian besar wanita akan mengeluarkan gumpalan darah dengan warna merah pekat bahkan merah kehitaman. Hal tersebut sebenarnya memang menjadi hal cukup wajar. Tetapi ternyata terdapat macam-macam darah haid berdasarkan volumenya dimana dianggap sebagai tanda dari penyakit tertentu untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut.

  1. Darah haid dengan jumlah banyak

Volume darah haid yang keluar pada setiap wanita memang berbeda-beda. Tetapi apabila jumlah terlalu banyak bahkan berlebihan, maka harus diwaspadai. Sebab, hal tersebut bisa menjadi tanda dari adanya penyakit menorrhagia. Pada kondisi inilah, anda mungkin harus mengganti pembalut lebih sering.

Bahkan tidak sedikit pula, wanita harus mengganti pembalut hanya dalam waktu 2 jam saja karena darah yang keluar terlalu banyak. Tidak hanya itu saja, kondisi seperti ini biasanya disebabkan oleh beberapa kondisi seperti adanya tumor bahkan kanker Rahim.

  1. Darah haid terlalu sedikit

Selain terlalu banyak, jumlah darah haid yang terlalu sedikit juga perlu untuk diwaspadai. Biasanya kondisi seperti ini disebabkan oleh pubertas, menoupaus, stress, berat badan yang kurang, mengkonsumsi pil KB serta polycystic ovary syndrome.

Apabila kondisi seperti ini disertai dengan kondisi lainnya seperti nyeri selama menstruasi, mengalami pendarahan hingga siklus menstruasi tidak teratur, maka lebih baik melakukan pemeriksaan secara medis ke dokter.

  1. Darah dengan warna hitam

Biasanya darah haid dengan warna hitam akan terjadi pada awal hingga akhir menstruasi. Namun ternyata kondisi seperti ini dapat disebabkan oleh kondisi tertentu seperti kehamilan, keguguran, ataupun penyakit radang panggul.

Bahkan dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, ternyata bisa menjadi tanda apabila terkena penyakit kanker. Terlebih lagi jika ditandai dengan gejala lain seperti kelelahan, berat badan mengalami penurunan hingga nyeri pinggul.

Mengetahui bagaimana siklus menstruasi memang sangat penting untuk anda. Selain itu, macam-macam darah haid juga harus diketahui. Apabila terdapat hal tidak wajar, maka melakukan pemeriksaan ke dokter bisa menjadi pilihan terbaik.