Tak jarang ada anak yang tinggal bersama orang tua dengan alasan untuk merawat mereka. Terlebih lagi, jika orang tua Anda memang memasuki usia tua (lansia). Orang lanjut usia umumnya berperilaku sama seperti balita. Lantas apa yang harus Anda lakukan untuk cara merawat orang tua yang sudah lanjut usia. Simak caranya berikut ini.

1. Pastikan Rumah yang Ditinggali Aman

Orang tua seringkali terpeleset atau jatuh di rumah. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 28-35 persen lansia di atas usia 65 tahun mengalami jatuh setiap tahun. Menurut penelitian lain, sekitar 55 persen lansia mengalami cedera saat di rumah.

Untuk mengurangi resiko tersebut, pastikan rumah tempat tinggal lansia aman, misalnya lantainya tidak licin, penerangan tidak boleh redup, dan tempatkan pegangan serta braket untuk menghindari resiko terjatuh dan cedera.

2. Pantau Kegiatan Lansia secara Rutin

Cara merawat lansia adalah pemantauan. Merawat lansia tidak hanya fisik, tapi juga emosional. Perhatikan saat menelepon, menanyakan bagaimana perasaannya atau apa yang sedang dia lakukan. Jika memungkinkan, Anda bisa melakukan kegiatan bersama, juga akan lebih menyenangkan.

Misalnya, orang tua Anda suka menjahit atau mengoleksi sesuatu dalam hobinya. Tunjukkan antusiasme Anda. Itu juga dapat meningkatkan kenalan Anda, bukan? Ucapan sederhana akan membuat lansia merasa “diingat” dan “dibutuhkan”. Ini penting untuk kesehatan emosional mereka.

3. Buat Jadwal

Bagi Anda yang merawat lansia namun tidak tinggal di rumah, Anda bisa menyiasatinya dengan menjadwalkan apa yang harus dilakukan agar tidak ketinggalan. Jadwal tersebut mungkin termasuk jadwal makan, pembersihan, minum obat Anda, atau waktu untuk menemui dokter atau tempat kerja Anda.

Jika para lansia masih bisa berkomunikasi dengan baik, tanyakan juga apa yang mereka inginkan, seperti makanan apa yang ingin mereka makan atau kegiatan apa yang ingin mereka lakukan hari itu.

4. Edukasi Diri

Perbarui pengetahuan Anda tentang cara merawat orang tua yang sudah lanjut usia dengan menjelajahi, menonton film, atau membaca buku. Selain itu, pelajari lebih lanjut tentang penyakit yang Anda derita.

Mulai dari gejala, pencegahan, diet dan pembatasan aktivitas hingga obat apa pun yang Anda minum secara rutin. Selain itu, pastikan Anda mengetahui perawatan pertama yang akan diberikan dalam keadaan darurat. Misalnya saat serangan jantung, tersedak, atau terjatuh.

5. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi

Orang tua berisiko mengalami malnutrisi (malnutrisi). Ini mungkin karena penyakit yang mendasari atau hanya kurangnya nafsu makan. Seringkali, orang lanjut usia melewatkan waktu makan. Padahal, hal itu justru bisa memperparah penyakit yang Anda derita!

Oleh karena itu, perhatikan jadwal makan dan makanan yang Anda makan, terutama jika para lansia memiliki kondisi medis tertentu yang memerlukan diet khusus, seperti diabetes atau gagal ginjal.

6. Terbuka dengan Cara yang Halus

Hindari berbohong kepada orang tua seperti menyontek anak. Ingatlah bahwa merawat lansia berbeda dengan merawat anak. Jika Anda ingin orang tua tidak terkejut atau tiba-tiba sedih, Anda sebaiknya mencari waktu yang tepat dan menjelaskannya secara halus.

Beri mereka waktu untuk mencerna semuanya. Sekali lagi, mereka bukan anak-anak, mereka tahu mereka akan mengerti, meski butuh proses penerimaan yang lama. Jelas bahwa Anda harus selalu berdiri di sisi mereka di saat-saat sulit.

Itu dia cara merawat orang tua yang sudah lanjut usia yang bisa Anda ikuti. Lakukan dengan sabar dan jujur. Kapanpun Anda ingin mengeluh, ingatlah bahwa lain kali Anda akan berada di posisi mereka. Jadi perlakukan mereka seperti Anda ingin diperlakukan nanti.